Wednesday, September 1, 2010

SKRIPSI ILMU BUDAYA [IDTESIS SOFT-04/SKRIPSI-PDF/KODE SO.17]

1 PERBANDINGAN ORTOGRAFI BAHASA PRANCIS KUNO DAN MODERN (ABAD MOYEN AGE DAN ABAD XX),09
2 GAGASAN ABSURDITAS DALAM L'ETRANGER KARYA ALBERT CAMUS, 09
3 KESALAHAN UNSUR LEKSIKAL PEMELAJAR BAHASA PRANCIS DITINJAU DARI SEGI KESESUAIAN SEMANTIS, 09
4 DAYA ILLOKUSI DALAM ARTIKEL HOROSKOP PADA MAJALAN BRIGITTE EDISI NOMOR 4 (30 JANUARI-2 FEBRUARI 2008), 09
5 METAFORA DALAM ALBUM CINTA TAHUN 1970-AN DAN TAHUN 2000-AN, 09
6 ANALISIS REPRESENTASI IDENTITAS BUDAYA DALAM KARIKATUR KARYA LORIOT : MANNER UND FRAUEN PASSEN EINFACH NICHT ZUSAMMEN, 09
7 PEMBELAJARAN BAHASA JERMAN SECARA OTODIDAK: SUATU STUDI KASUS, 09
8 INTERFERENSI KATA-KATA BAHASA JERMAN YANG MENGANDUNG HURUF : SEBUAH STUDI KASUS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI JERMAN SEMESTER SATU TAHUN AJARAN 2008/2009, 09
9 ANGLIZISMUS DALAM ARTIKEL MEDIEN MAHALAH DER SPIEGEL EDISI KE 49 S/D 52 TAHUN 2008 DAN EDISI KE 1 TAHUN 2009: SEBUAH ANALISIS MORFOLOGIS DAN SEMANTIS, 09
10 CITRA PEREMPUAN TOKOH UTAMA "DIE KLEINE" SEBAGAI SUBORDINAT DALAM NOVEL RELAX KARYA ALEXA HENNING VON LANGE, 09
11 REPRESENTASI MASKULINTAS BARU PADA IKLAN PRODUK KOSMETIK DALAM BERBAHASA JERMAN BRIGITTE DAN STERN, 09
12 KETERKAITAN HEADLINE SCHWARZ ODER FRAU? DENGAN ISI DUA TEKS BERITA DI HALAMAN 1 DAN 3 DALAM SURAT KABAR DIE ZIET NOMOR 3, TANGGAL 10 JANUARI 2008, 09
13 ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN PREPOSISI LOKATIF BAHASA JERMAN: SEBUAH STUDI KASUS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI JERMAN SEMESTER TIGA TAHUN AJARAN 2007/2008, 09
14 PANDANGAN ANTIKEKERASAN DAN ANTIREVOLUSI DALAM NOVELLA KARYA JOHANN WOLFGANG VAN GOETHE, 09
15 PERILAKU KONSUMTIF WARGA KOTA MOSKOW PASCAKRISIS FINANSIAL TAHUAN 1998, 09
16 PENGGUNAAN JARGON STUDI KASUS PERCAKAPAN DALAM BLOG INTERNET LOKAL ASRAMA MAHASISWA MOSKOW STATE UNIVERSITY, RUSIA, 09
17 PERANAN MONGOL TERHADAP RUNTUHNYA KEKUASAAN RUS' KIEV PADA TAHUN 1237-1240, 09
18 SENTRALISME DEMOKRATIK VLADIMIR PUTIN DALAM MENGATASI KRISIS EKONOMI DI FEDERASI RUSIA (2000-2008), 09
19 DAMPAK PERUBAHAN SISTEM MANAJEMEN PERUSAHAAN JEPANG PASCA KRISIS EKONOMI TAHUAN 1990 TERHADAP MENINGKATKAN PEKERJA HAKEN (HAKEN RODOSHA), 09
20 PERAN TELEVISI TERHADAP PEMBENTUKAN NASIONALISME MASYARAKAT JEPANG: STUDI KASUS PERMBERITAAN TIM NASIONAL SEPAKBOLA JEPANG SELAMA PIALA DUNIA 2002, 09
21 TINGGINYA TINGKAT PENGANGGURAN DI OKINAWA SEBAGAI DAMPAK STRUKTUR EKONOMI DEPENDENSI ANTARA OKINAWA DAN JEPANG, 09
22 KEBIJAKAN EKONOMI DI JEPANG PADA MASA PENDUDUK SEKUTU (1945-1952), 09
23 TOKUGAWA IEYASU DAN USAHANYA DALAM MEMPERTAHANKAN KEKUASAAN KLAN TOKUGAWA, 09
24 PENEMUAN IDENTITAS BARU NIKI JUMPEL DALAM NOVEL SUNA NO ONNA KARYA ABE KOBO, 09
25 TUJUAN PENGGUNAAN KATA HAI () DALAM KOMIK KOBO-CHAN,09
26 EKSLUSI SOSIAL TERHADAP PEKERJAAN MIGRAN PEREMPUAN FILIPINA DI JEPANG DAN HUBUNGANNYA DENGAN PEMBANGUNAN WILAYAH YANG TIDAK SEIMBANG (UNEQUAL DEVELOPMENT OF REGIONS), 09
27 ANALISIS KESALAHAN PEMBACA TEKS JEPANG: STUDI KASUS PEMELAJAR BAHASA JEPANG IV FAKULTAS ILMU PENGETAHUAN BUDAYA UNIVERSITAS INDONESIA, 09
28 PERAN YOUGOSHISETSU (INSTITUSI PERLINDUNGAN ANAK) DI JEPANG SEIRING MENINGKATNYA KASUS KEKERASAN PADA ANAK DI DALAM KELUARA, 09
29 MATSURI NENCHUUGYOUJI SEBAGAI SARANA UNTUK MEMPERERAT HUBUNGAN SOSIAL MASYARAKAT JEPANG, 09
30 GERAKAN 3R DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI JEPANG SEBAGAI PRAKTIK SOSIAL: ANALISIS DARI TEORI STRUKTURASI GIDDENS, 09
31 ODA NOBUNAGA DAN PENYATUAN JEPANG, 09
32 NATURALISME DALAM LIRIK-LIRIK LAGU JEPANG POPULER MELALUI ISTILAH SAKURA,09
33 NILAI-NILAI HUMANISME PEMIKIRAN MATSUSHITA KONOSUKE YANG BERKAITAN DENGAN ETIKA BISNIS SEBAGAI BUDAYA PERUSAHAAN DALAM MANAJEMEN MATSUSHIT6A ELECTRIC, 09
34 TINDAK TUTUR PENOLAKAN TERHADAP PROPOSISI DALAM BAHASA JEPANG, 09
35 MAKNA SPUTNIK DALAM NOVEL "SUPUTONIKU NO KOIBITO"KARYA MURAKAMI HARUKI, 09
36 PENGAJARAN BAHASA JEPANG SEBAGAI BENTUK PROPAGANDA JEPANG PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA 1942-1945, 09
37 EKSISTENSI DAN PERAN AMAKUDARI DALAM PERUSAHAAN INDUSTRI JEPANG, 09
38 IDENTITAS ETNIS GENERASI KETIGA ORANG KOREA ZAINICHI, 09
39 ANALISIS MAKNA DAN PENGGUNAAN KATA FUTSUUNI SEBAGAI WAKAMONO KOTOBA, 09
40 PERAN PEMERINTAH JEPANG DALAM BIDANG PENDIDIKAN PADA MASA PENDUDUKAN SEKUTU (1945-1952), 09
41 SISTEM KEPOLISIAN JEPANG, INTERAKSI KOUBAN DENGAN MASYARAKAT, 09
42 IMAJI YOUKAI DALAM NOVEL "SHABAKE" KARYA HATAKENAKA MEGUMI, 09
43 VARIASI DEAI NO AISATSU (SALAM KETIKA BERTEMU) DALAM BAHASA JEPANG DAN BAHASA INDONESIA, 09
44 BOUSOUZOKU SEBAGAI BENTUK YOUTH SUBCULTURE DALAM MASYARAKAT JEPANG, 09
45 PERAN PEREMPUAN DALAM POLITIK NASIONAL JEPANG KONTEMPORER (1980-1990); ANALISIS MENURUT 'TATANAN SIMBOLIK' JACQUES LACAN, 09
46 ANALISIS PENERJEMAHAN INDONESIA-JEPANG DILIHAT DARI SUDUT PANDANG ASPEK, 09
47 ANALISIS METAFORA DALAM BEBASAN ANCAMAN PRAGMATIK, 09
48 ASPEK-ASPEK MORAL YANG MEMBANGUN FALSAFAH TRI DHARMA MANGKUNEGARA I (RM.SAID), 09
49 ASPEK-ASPEK RELIGIUSITAS DALAM SERAT WULANGREH, 09
50 ASPEK MORAL DALAM DONGENG SI BAGUS, 09
51 ANALISIS AMANAT CERITA NOVEL ADHINE TENTARA KARYA KOESALAH SOEBAGYO TOER, 09
52 MAKNA SIMBOLIS MONUMEN YOGYA KEMBALI, 09
53 ANALISIS STRUKTUR NOVEL DHUWIT ASURANSI, 09
54 TELAAH KEHIPPONIMAN VERBA BERGERAK DALAM BAHASA JAWA, 09
55 CITRA PEREMPUAN JAWA TAHUN 1920-AN DALAM NOVEL LARASATI MODERN, 09
56 CITRA MORAL WARALODRA DALAM BABAD DARMAYU, 09
57 VERBA BERPREFIKS DI SEBUAH ANALISIS SINTAKSIS, 09
58 ASPEK-ASPEK LAKU DALAM SERAT SEH JANGKUNG: SEBUAH TINJAUAN RELIGI, 09
59 MAKNA SIMBOLIS MISTIS DALAM UPACARA ADANG DI KASUNANAN SURAKARTA, 09
60 HAKIKAT DAN FUNGSI PERMAIANAN SABUNG AYAM DALAM SERTA ADU JAGO, 09
61 SISTEM NILAI BUDAYA DAN AJARAN SEKS DALAM SERAT NITIMANI, 09
62 CANDRASENGKALA SEBAGAI REPRESENTAMEN KEBUDAYAAN KERATORN YOGYAKARTA, 09
63 ANALISIS STRUKTUR NOVEL DURDJANA TAMA, 09
64 ASPEK-ASPEK SIMBOLIK GUNUNGAN WAYANG KULIT PURWA GAYA SURAKARTA, 09
65 PRINSIP KERJA SAMA TERKAIT DENGAN TINDAK ILOKUSI PADA SANDIWARA KETOPRAK DENGAN LAKON SUMINTEN EDAN, 09
66 ANALISIS NILAI DAN MAKNA SIMBOLIK SERAT TATACARA KERATON SURAKARTA HADININGRAT, 09
67 SUNTINGAN TEKS NASKAH SERTA SEH JANGKUNG, 09
68 HARI-HARI DI RAINNESTHOOD DAN CEWEK PALING BADUNG DI SEKOLAH SEBUAH TINJAUAN BANDINGAN, 09
69 GAYA BAHASA TOKOH GISELLE DALAM FILM ENCHANTED: SEBUAH ANALISIS SINTAKSIS DAN SOSIOLINGUISTIK, 09
70 KATA SAPAAN DALAM MASYARAKAT BADUY, 09
71 ALAT-ALAT KOHESI PADA IKLAH KOLOM BIDANG JASA: STUDI KASUS TABLOID NOVA JULI-DESEMBER 2008, 08
72 GEJALA KELAINAN PELAFALAN BUNYI SEGMENTAL PADA UJARAN SEORANG REMAJA YANG BERKELAINAN BICARA-SEBAGAI SEBUAH STUDI KASUS, 09
73 TEKNIK PROPAGANDA DALAM LIRIK LAGU BAND PUNK MARJINAL, 09
74 SUNTING TEKS DAN UNSUR SEJARAH YANG TERKANDUNG DALAM NASKAH SYAIR BINTARA MAHMUD SETIA RAJA BLANG PIDIER JAJAHAN, 09
75 METAFORA PENGUNGKAPAN CINTA PADA PANTUN MELAYU, 09
76 KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL KALATIDHA KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA, 09
77 PRAANGGAPAN DALAM FILM JANJI JONI,09
78 PANDANGAN SOEARA OEMOEM, PERSATOEAN INDONESIA DAN DAULAT RA'JAT TERHADAP ORDONANSI "SEKOLAH LIAR" (1932), 09
79 ANALISIS URUTAN STATEGI PENOLAKAN DALAM BAHASA JEPANG OLEH PEMELAJAR BAHASA JEPANG TINGKAT III S1 FIB UI: STUDI MENGENAI TRANSFER PRAGMATIK, 08
80 KARAOKE: SEBUAH KEBUDAYAAN POPULER JEPANG, 08
81 LATAR BELAKANG SHINJU TOKOH KUKI DAN RINKO DALAM NOVEL SHITSURAKUEN DITINJAU DARI TEORI AMAE, 09
82 FENOMENA JISATSU DI JEPANG PADA MASA SEBELUM DAN SESUDAH PERANG DUNIA II SEBAGAI TINJAUAN DAMPAK PERUBAHAN STRUKTUR KELUARGA, 08
83 ANALISIS PENERJEMAHAN IDIOM BAHASA INDONESIA KE DALAM BAHASA JEPANG, 08
84 NEET DAN HUBUNGANNYA DENGAN NILAI-NILAI MASYARAKAT JEPANG, 07
85 POTRET DIRI DAZAI OSAMU MELALUI TOKOH OBA YOZO DALAM NOVEL NINGEN SHIKKAKU, 09
86 ANALISIS PENERJEMAHAN PRONOMINA PERSONA PERTAMA TUNGAL BAHASA INDONESIA DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KE DALAM BAHASA JEPANG, 08
87 GERAKAN ISLAM TRADISIONAL DI INDONESIA: PEMIKIRAN DAN PERGERAKAN DAKWAH JAMA'AH TABLIGH, 08
88 KELUMPUHAN SASTRA ARAB PRA-ISLAM STUDI KRITIS ATAS SIKAP MUHAMMAD IBN'ABDILLAH TERHADAP SYAIR, 08
89 KETERKAITAN KONSEP FILOSOFIS YIN-YANG DENGAN POLA DASAR GERAKAN TAIJI QUAN, 09
90 CITRA TOKOH PEREMPUAN MODERN TAIWAN DALAM NOVEL YANYU MENGMENG (KABUT CINTA): KELUARGA DAN CINTA, 09
91 GAMBARAN WATAK MANUSIA MELALUI ANALISIS MATA DALAM XIANGMIAN (STUDI KASUS: MAO ZEDONG), 08
92 PENGGUNAAN ISTILAH PENAMAAN ETNIK CINA DI INDONESIA : TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK TERHADAP KAUM MUDA JAKARTA, 08
93 PROSES REKONSILIASI DAMAI KAMBOJA 1982-1991, 09
94 TATA LETAK PECINAN DI BOGOR, 09
95 KELENTENG TANJUNG KAIT (TINJAUAN ARSITEKURAL DAN ORNAMENTASI), 08
96 TINJAUAN ARSITEKTUR MASJID SULTAN ABDURRAHMAN POTIANAK, KALIMANTAN BARAT, 09
97 PEJUANG ANTI-FASCIST PEOPLE'S FREEDOM LEAGUE DALAM MENCAPAI KEMERDEKAAN BURMA 1944-1948, 08
98 MUSEUM TAMAN PRASASTI: SUATU TINJAUAN TERHADAP KONSEP DAN BENTUK PENYAJIAN MUSEUM, 08
99 HADAKA MATSURI: SEBUAH SARANA UNTUK MEMPERERAT INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT JEPANG, 08
100 PERKEMBANGAN PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH DI JAKARTA (1957-1965),08
101 PANDANGAN KAUM KUNO TERHADAP KAUM MUDA DALAM HARIAN OETOESAN MELAJOE (1915-1921), 08
102 STRATEGI PARTAI KOMUNIS INDONESIA TERHADAP PETANI DAN PENGARUHNYA DI JAWA TIMUR (1953-1965), 08
103 PERKEMBANGAN MUSIK PUNK DI AMERIKA SERIKAT TAHUN 1974-1980, 08
104 CITRA GURU DALAM KUMPULAN CERPEN SOETJI MENULIS DI BALIK PAPAN TULIS KARYA SN RATMANA, 08
105 CHOU SEBAGAI "RYUUKOUGU" ANALISIS PERGESERAN FUNGSI GRAMATIKAL DAN PENGGUNAN DALAM MASYARAKAT JEPANG, 09
106 PERMAINAN BAHASA DALAM IKATAN OPERATOR TELEPON SELULER, 08
107 IDENTIFIKASI BANGUNAN BERUNDAK PASIR KARAMAT DI KAMPUNG SINDANGBARANG DESA PASIR EURIH BOGOR JAWA BARAT, 08
108 ASURANSI UNTUK ORANG-ORANG BUMIPUTERA: ONDERLINGE LEVENSVERZEKERING MAATSCHAPPIJ BOEMI POETERA 1912-1933, 09
109 KONSTRUKSI TESAURUS KORUPSI DENGAN PENDEKATAN LITERARY WARRANT, 08
110 PERKEMBANGAN GEREJA-GEREJA WILAYAH LAYANAN DEPOK DAN CIMANGGIS (1948-1981), 08
111 MASALAH IDENTITAS TIONGHOA INDONESIA MUSLIM DI JAKARTA: SEBUAH GAMBARAN KASUS ASIMILASI, 08
112 POLA-POLA PEMBENTUKAN KEPENDEKAN RAGAM BAHASA INDONESIA INFORMAL PADA TESTIMONIALS AND COMMENTS DALAM SITUS FRIENDSTER, 08
113 BAHASA YAKUZA DALAM DRAMA TELEVISI JEPANG BERJUDUL "MY BOSS MY HERO", 09
114 PEMERINTAHAN KHMER MERAH DI KAMBOJA DAN KEJATUHANNYA (1975-1979), 09
115 PERANAN BURUH MIGRAN DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI CINA PASCA-REFORMASI EKONOMI 1978 (1990-2000), 08
116 STRATEGI KESANTUNAN DALAM KARTUN JANGAN TANYA MENGAPA: PERUSAHAN ROKOK UNTUK BESAR, 08
117 PENGARUH ILO TERHADAP PERKEMBANGAN PERBURUHAN JEPANG SEBELUM PERANG DUNIA II, 08
118 PENDEKATAN KAPABILITAS, TELAAH PERBANDINGAN ATAS KEADILAN TRADISIONAL DALAM PANDANGAN RAWLSIAN DAN DWORKINIAN, 08
119 NILAI-NILAI ESTETIKA PADA TAMAN JEPANG KHUSUNYA PADA TAMAN KARESANSUI: DIANALISIS BERDASARKAN TERI ESTETIKA WABI DAN SABI MENURUT TERAO ICHIMU DAN TEORI ESTETIKA ZEN MENURUT HISAMATSU SHIN'ICHI, 08
120 PARTAI POLITIK CAMPURAN DI HINDIA BELANDA: POLITIEKE ECONOMISCHE BOND 1919-1929, 08
121 ARTEFAK OBSIDIAN DARI GUA PAWON, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT, 08
122 EKSISTENSI MUSIK POPULER CINA DALAM MUSIK CINA, 08
123 JUGUN IANFU PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA (1942-1945): SEBUAH ANALISIS PERSPEKTIF GENDER, 08
124 WAKARE NO AISATSU DALAM DRAMA TELEVISI JEPANG DAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI, 08
125 PERSATUAN ULAMA SELURUH ACEH PADA MASA REVOLUSI KEMERDEKAAN INDONESIA 1945-1949, 08
126 REAGANOMICS: KEBIJAKAN EKONOMI AMERIKA SERIKAT TAHUN 1981-1989, 08
127 RELEVANSI PEMBERITAAN TELEVISI DENGAN PEMBENTUKAN PERSEPSI MAHASISWA JEPANG TENTANG ISLAM PASCAPERISTIWA 9/11, 09
128 TEKA-TEKI TERBANG: NASKAH PELAJARAN MEMBACA BAHASA MELAYU ABAD XIX, 08
129 KONFLIK DI SELANGOR: PEREBUTAN TAMBANG TIMAH ANTARA BANGSAWAN MELAYU, CINA DAN INGRRIS 1866-1873, 09
130 ANALSIS PENGGUNAAN-TUKERERU DAN - TEMORAU DALAM KONTEKS UCHI/SOTO PADA SERIAL DRAMA HOTELIER, 08
131 PEMBERONTAKAN HUKBALAHAP DI LUZON TENGAH PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG 1942-1945, 09
132 ANALISIS PENERJEMAHAN KOSAKATA KEBUDAYAAN FISIK BAHASA JEPANG KE BAHASA INDONESIA DALAM CERITA PENDEK IMOGAYU, 08
133 PERSELINGKUHAN SEBAGAI KONFLIK PERKAWINAN DALAM KUMPULAN CERPEN KAMU SADAR SAYA PUNYA ALASAN UNTUK SELINGKUH SAYANG?: SEBUAH ANALISIS GENDER, 09
134 ASPEK SEMANTIK DALAM HUMOR VERBAL PADA KARTUN LAGAK JAKARTA, 08
135 BAHASA HUKUM INDONESIA DALAM BERITA ACARA PEMERIKSAAN SEBUAH TINJAUAN MENGENAI KEEFEKTIFAN KALIMAT, 08
136 SURVEI PENDAPAT PENGGUNA TERHADAP ANTARMUKA SULAWESI WEB-BASED GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM, 08
137 NILAI-NILAI MORAL YANG TERCERMIN DALAM MANGA DORAEMON, 08
138 WAKTU TERBAIK PENURUNAN KEPUTUSAN RAJA: ANALISIS BERDASARKAN UNSUR PENANGGALAN PADA PRASASTI JAWA KUNO ABAD KE-9 DAN KE-10 MASEHI, 08
139 LAUT SEBAGAI PEMERSATU: UPAYA PEMERINTAH MEWUJUDKAN KEUTUHAN WILAYAH LAUT INDONESIA 1945-1982, 09
140 ETIKA BISNIS KONFUSIAN DAN KESUKSESAN PENGELOLAAN PERUSAHAAN ETNIS CINA DI INDONESIA (STUDI KASUS: PERUSAHAAN KECAP BANGO), 08
141 PEMBERANTASAN PENYAKIT PES DI WILAYAH MALANG 1911-1916, 08
142 PENERAPAN KONSEP FENGSHUI DALAM PENATAAN RUANG KERJA, 08
143 PENGARUH SEKULARISME AMERIKA TERHADAP IMIGRAN YAHUDI EROPA TIMUR DI KOTA NEW YORK TAHUN 1920-AN, 09
144 PERSEBARAN DATA ARKEOLOGI DI PERMUKIMAN DEPOK ABAD 17-19 M: SEBAGAI KAJIAN AWAL REKONSTRUKSI SEJARAH PERMUKIMAN DEPOK, 08
145 PERJUANGAN PERHIMPOENAN BEAMBTE SPOOR DAN TRAM DI JAWA 1927-1934, 08
146 KONDISI PEKERJA DI AMERIKA SERIKAT PADA MASA NEW DEAL 1933-1939, 08
147 MAKNA DAN TRADISI PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK DEWASA INI : STUDI KASUS PADA BEBERAPA WARGA ETNIS CINA DI KOTA BOGOR, 08
148 PANDANGAN MAJALAH "ISTERI SOESILA" TENTANG KEMAJUAN PEREMPUAN BUMIPUTRA (1924-1026), 08
149 PEMBERONTAKAN ORANG CINA DI BAU TERHADAP PEMERINTAHAN JAMES BROOKE DI KUCHING TAHUN 1857, 08
150 ASPEK SOSIOPOLITIK DALAM DUA PUISI NIZAR QABBANI, 09
151 SEH SITI JENAR DALAM PENCERITAAN: SEBUAH ANALISIS STRUKTUR CERITA, SUDUT PANDANG, DAN AMANAT TERHADAP CERITA SEH SITI JENAR DALAM SERAT SITI JENAR TERBITAN KELUARGA BRATAKESAWA, 08
152 SERAT ISMAIL DAN JAKA MAIL: SUATU PERBANDINGAN TEKS. 08
153 SWASITIRAN PENGARANG DAN SWASITIRAN TERBITAN: KAJIAN BIBLIOMETRIK PADA MONOGRAF CIFOR TAHUAN 2002-2007, 08
154 KESANTUNAN IMPERATIF BAHASA JEPANG, 08
155 ANALISIS PENERJEMAHANA MAJAS PERSONIFIKASI DARI BAHASA JEPANG KE DALAM BAHASA INDONESIA DALAM CERPEN KUMO NO ITO, KAPPA, IMOGAYU, 08
156 SIFAT DUA PULUH DAN RUMUN IMAN, 08
157 SINGKATAN DAN AKRONIM DALAM MAJALAH GADIS TAHUN 2007, 08
158 CERMINAN WANITA MODERN DALAM NOVEL "WO CHENGREN WO ZUI PA TIANHEI" LIU PA DAN HU PING DALAM PERCINTAANNYA, 08
159 BEIJING WAWA CERMINAN GAYA HIDUP SUBKULTUR PADA TOKOH CHUNG SHU, 08
160 KEDUDUKAN PEREMPUAN CINA DALAM KELUARGA: PERAN NENEK DALAM NOVEL HONG LOU MENG, 08
161 PERWUJUDAN KONSEP KEWAKTUAN BAHASA INDONESIA DALAM BUKU CERITA DWIBAHASA SPRIDERMAN SAVES THE DAY/SPIDERMAN MENYELAMATKAN DUNIA, 08
162 RANCANGAN WEBSITE PENGAJARAN BAHASA CINA BERBASIS KOMPETENSI KOMUNIKATIF, 08
163 NOVEL BAI SHE ZHUAN : GAMBAR PERLAWANAN TERHADAP PAHAM FEODAL, 09
164 PROPAGANDA SUPERIORITAS PEREMPUAN DALAM NOVEL SERI HUAN ZHU GEGE, 08
165 REPRESENTASI CINA MELALUI QIPAO PAKAIAN WANITA TRADISIONAL CINA, 08
166 PERBANDINGAN SUFIKS-IN DALAM NOVEL COWOK NYEBELIN BANGET DENGAN SUFIKS -I DAN -KAN DALAM BAHASA INDONESIA, 08
167 PERUSAHAAN NEGARA DI RRC DARI SISTEM TERPUSAT SAMPAI PRIVATISASI, 08
168 PERBEDATAN TENTANG DASAR NEGARA PADA SIDANG BADAN PENYELIDIK USAHA-USAHA PERSIAPAN KEMERDEKAAN (BPUPK) 29 MEI - 17 JULI 1945,08
169 GENKAN DALAM TATA RUANG RUMAH JEPANG, 08
170 KONSTRUKSI IDENTITAS BUDAYA MASYARAKAT IMIGRAN TURKI DI JERMAN DALAM FILM "KEBAB CONNECTION", 08
171 ANALISIS STILISTIS DAN SEMIOTIS IKLAN "DU BIST DEUTSCHLAND", 09
172 PEMISAHAN AGAMA DAN POLITIK DALAM ISLAM DI INDONESIA PADA MASA PEMERINTAH HINDIA BELANDA, 09
173 UNSUR FEMINISME DALAM ROMAN LES MERVEILLEUX NUAGES KARYA FRANCOISE SAGAN, 08
174 PENDAYAGUNAAN FUNGSI BELAHAN OTAK KANAN UNTUK PENGAJARAN BAHASA CINA YANG MENYENANGKAN DAN MENARIK PADA REMAJA, 08
175 TEMA PENDIDIKAN DALAM EMPAT ESAI RASYID RIDA, 08
176 PERAN SALAHUDDIN AL-AYYUBI DALAM PERANG SALIB III (1187-1192 M), 09
177 METAFORA DALAM KOMIK, 08
178 KAJIAN ARKEOLOGIS DAN ARSITEKTUR PURA MAOSPAIT GERENCENG BALI, 08
179 SEMEDI DALAM KEBUDAYAAN JAWA: STUDI KASUS DI TEMPURAN GADOG SEBUAH TINJAUAN SEMIOTIK, 08
180 PEMBEBASAN PRANCIS 6 JUNI - 25 AGUSTUS 1944: DARI PENDARATAN DI NORMANDIE HINGGA PEMBEBASAN PARIS, 08
181 RELIEF TOKOH PADA BILIK CANDI INDUK PLAOSAN LOR: UPAYA IDENTIFIKASI DARI PERSPEKTIF KEAGAMAAN, 08
182 MUSIK RAI: EKSISTENSI DAN IDENTITAS KAUM MAGRIBI DI PRANCIS, 08
183 ABREVIASI DALAM JUDUL ACARA TELEVISI PADA KURUN WAKTU 2000-2007, 08
184 APLIKASI TRANSLITERASI DAN TRANSKRIPSI ISIM 'ALAM BAHASA ARAB MODERN DALAM SITUS BBC ARABIC, 08
185 KEMISKINAN: SEBUAH PELANGGARAN HAM OLEH NEGARA KAJIAN TEORI KEADILAN SEN DAN TEORI HAM NUSSBAUM, 07
186 CITRA PEREMPUAN ARAB DALAM LIMA CERPEN (HALUSINASI) KARYA NAJIB KAILANI, 08
187 TUTURAN BERMAKNA PERINTAH BERDASARKAN INTONASI IMPERATIF, DEKLARATIF, DAN INTEROGATIF DALAM KOMEDI SITUASI OFFICE BOY, 08
188 KRITISME KANT: SINTESIS ANTARA RASIONALISME DAN EMPIRISME, 09
189 PELANGGARAN MAKSIM-MAKSIM KESANTUNAN DALAM NASKAH DRAMA TUK, 08
190 PARTIKEL FATIS SI, LI/TLI/TULI, BE, KO, MBOG, JEN/JAN, NDEN DALAM BAHASA JAWA DIALEK BANYUMAS DI PURBALINGGA, 08
191 TASWIRUL AFKAR, NAHDLATUL WATHAN, NAHDLATUL TUJJAR: TIGA LEMBAGA PENDAHULU LAHIRNYA NAHDLATUL ULAMA 1914-1929, 08
192 CANDI MENAKJINGGA: TINJAUAN LATAR BELAKANG KEAGAMAAN BERDASARKAN PENGGAMBARAN RELIEF, 08
193 KALIMAT PASIF BAHASA ARAB: ANALISIS SINTAKTIS, 09
194 ANALISIS PENGARUH SOSOK IBU TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER TOKOH TAMURA DALAM NOVEL HOMURESU CHUGAKUSEI KARYA TAMURA HIROSHI, 08
195 MIMPI TOKOH PRIOR WALTER: SEBUAH REKONSEPTUALISASI IDENTITAS GAY DALAM DRAMA ANGELS IN AMERICA KARYA TONY KUSHNER, 08
196 USAHA PEMBERDAYAAN DAN PEMBALIKAN STEREOTIPE KULIT HITAM DALAM NOVEL A PASSEGE TO INDIA KARYA E.M. FORSTER, 08
197 GERAKAN HAK-HAK SIPIL DAN MUSIK RHYTHM AND BLUES DI AMERIKA SERIKAT 1960-1990-AN, 09
198 KEBIJAKAN EKONOMI BARU SETELAH KERUSUHAN ANTI-CINA 1971-1975, 09
199 PEMBENTUKAN KARAKTER KATA TIRUAN BUNYI (ONOMATOPE) PADA BUNYI BINATANG DALAM BAHASA MANDARIN, 09
200 PENCIPTAAN ANDROGINI DALAM IKLAN BUSANA WANITA DAN IKLAN KOSMETIK PRIA DI JERMAN DALAM MAJALAH BERBAHASA JERMAN BRIGGITTE, STERN, DAN FOCUS, 08
201 EVALUASI BUKU HANYU CHUJI JIAOCHENG 1, 09
202 KATA DAN DALAM BUKU JIP EN JANNEKE JILID III: SEBUAH KAJIAN SINTAKTIS DAN SEMANTIS, 09
203 HOMELESS SEBAGAI SALAH SATU BENTUK KEMISKINAN STRUKTURAL, 08
204 PENGGAMBARAN MOTIF PERAHU PADA SENI CADAS DI INDONESIA, 09
205 KOMODIFIKASI DALAM UPACARA KEMATIAN DI JEPANG, 09
206 DESKRIPSI TOLERANSI DAN INTOLERANSI DI KALANGAN ANAK MUDA DI JERMAN DALAM NOVEL "UND WENN SCHON!" DAN " STEINGSICHT" KARYA KAREN-SUSAN FESSEL, 08
207 REPRESENTASI MASKULINITAS DARI SEGI FISIK DAN MENTAL DALAM MAJALAH MEN'S HEALTH USA: SEBUAH TINJAUAN ANALISIS WACANA KRITIS, 09
208 PSSI PADA MASA ABDUL WAHAB DJOJOHADIKOESOEMO: 1959-1964, 09
209 HUBUNGAN MALAYU DAN JAWA ABAD 13-14 MASEHI: DATA PRASASTI DAN NASKAH, 09
210 VEBRA BERDERET DALAM BAHASA ARAB SEBUAH ANALISIS SINTAKTIS,09
211 KOHESI GRAMATIKAL JENIS REFERENSI DALAM CERPEN WARDAH HANI KARYA KAHLIL GIBRAN, 09
212 SEBUAH TINJAUAN MORFO - SINTAKSIS FUNGSI HAMZATUL QAT' DALAM BAHASA ARAB, 09
213 ANALISIS FONOLOGIS QIRA:? ATA AL-SAB'ATI, 09
214 ANALISIS MORFO-SEMANTIS VERBA RESIPROKAL DALAM AL-QURAN, 09
215 KESINONIMAN VERBA INDERA PENGLIHAT DAN TURUNANNYA DALAM AL-QURAN SEBUAH ANALISIS SEMANTIS, 09
216 ASPEK RELIGIUSITAS DALAM DRAMA AL-KHATAM KARYA 'ALI AHMAD BAKASIR, 09
217 SEKS DALAM FILM INDONESIA, 1970-1996: BUMBU FILM INDONESIA, 09
218 SIKAP DEWAN DA'WAH ISLAMIYAH INDONESIA (DDII) TERHADAP PENERBITAN BUKU PENDIDIKAN MORAL PANCASILA (PMP) 1980-1982, 09
219 PEMBINGKAIAN ARTIKEL PEMBERITAAN BADAN HUKUM PENDIDIKAN (BHP) DI DUA SURAT KABAR TERBITAN JAKARTA: SEBUAH ANALISIS WACANA KINSTRUKTIVISME, 09
220 KEGAGALAN VICTORIA CHINESE IMMIGRATION ACT 1855 DAN PENGARUHNYA TERAHDAP KONFLIK DI BUCKLAND RIVER 1857, 09
221 ARISTOKRASI UBERMENSCH: SUATU KRITIK TERHADAP REALITAS KEHIDUPAN DEMIKRASI DI INDONESIA, 09
222 MEMAPARKAN PERANAN RIAU POS DAN MENGANALISIS PUISI-PUISI YANG DITERBITKAN RIAU POS TAHUN 2008: MENGUNGKAP DINAMIKA SASTRA DI RIAU, 09
223 ALAT KOHESI PADA IKLAN FILM YANG DIPUTAR DI BIOSKOP YANG TERMUAT DALAM SURAT KABAR TERBITAN JAKARTA TAHUAN 1950-AN, 1960-AN, DAN 1970-AN, 09
224 PEKERJA PEREMPUAN AMERIKA SERIKAT MEMPERJUANGKAN HAK-HAK NYA 1980-1920-AN, 09
225 ANALISIS WACANA NEWSTICKER, 09
226 BAHASA-BAHASA DI KEPULAUAN SERIBU, 09
227 MANIFES KEBUDAYAAN DALAM KESUSASTRAAN INDONESIA, 09
228 ANALISIS DAMPAK IJIME TERHADAP TOKOH GAARA DALAM MANGA NARUTO KARYA KISHIMOTO MKASASHI, 08
229 PRASASTI PUCANGAN SANSEKERTA 959 SAKA (SUATU KAJIAN ULANG), 09
230 PENCAPAIAN IDENTITAS PEREMPUAN DALAM SISTEM POLITIK BARU, 09
231 PERKEMBANGAN NUANSA ISLAM UNIVERSITAS INDONESIA (SALAM UI) SEBAGAI GERAKAN DAKWAH KAMPUS 1998-2003, 09
232 POSISI SISWA SEBAGAI SUBJEK DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL: TELAAH KRITIS DALAM KERANGKA FILSAFAT PENDIDIKAN PAULO FREIRE, 09
233 KEBIJAKAN PEMERINTAH ORDE BARU TERHADAP PERFILMAN INDONESIA TAHUAN 1966-1979, 09
234 KEBEBASAN EKSISTENSIAL-RELIGIUS: (IDEALITAS KEDEWASAAN MORAL KEAGAMAAN MASYARAKAT INDONESIA), 09
235 PERAN FORUM KOMUNIKASI MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA (FORKOM UI) DALAM PEMBENTUKAN SENAT MAHASISWA UNIVERSTIAS INDONESIA (1986-1992), 09
236 BUDAYA MASSA DAN MEDIA TELEVISI SEBUAH PANDANGAN CULTURAL STUDIES TERHADAP KONSTRUKSI BUDAYA, 09
237 INVALIDITAS APLIKASI PARADIGMA DALAM SAINS SOSIAL, 09
238 KOMPARASI KONSEP KESADARAN DALAM YOGA PATANJALI DAN SAINS MATERIALISTIK, 09
239 AMBIGUTIAS CONSTANTIVE DAN PERFORMATIVE: (SEBUAH ANALISA ATAS PROBLEM THE ORDINARY LANGUAGE PHILOSOPHY JOHN L.AUSTI), 09
240 KETIDAKPASTIAN DAN LIMITASI SEBAGAI EPISTEMOLOGI, 09
241 EKSISTENSIALISME RELIGIUS DALAM PANDANGAN IBN'ARABI DAN ADVIATA VEDANTA DARI SHANKARA, 09
242 ASPEK ESTETIKA DALAM PUISI-PUISI MUHAMMAD IQBAL, 09
243 NILAI KEMANUSIAAN DALAM BUTIR-BUTIR BUDAYA JAWA, 08
244 KEGIATAN LOISIRS PADA KATEGORI SOSIOPROFESIONAL DI PRANCIS, 08
245 REDUPLIKASI MORFEMIS BAHASA MANDARIN DALAM CERITA PENDEK HAIBIAN DE FENG (ANGIN DI TEPI PANTAI), 09
246 KUNJUNGSI DAN DALAM FRASE BAHASA MANDARIN, 09
247 REPRESENTASI PEREMPUAN POSFEMINIS DALAM TIGA BUAH CERITA KARYA JUDITH HERMANN BERJUDUL "RUTH (FREUNDINNEN)", "KALTBLAU" DAN NICHTS ALS GESPENSTER" YANG TERMUAT DALAM BUKU KUMPULAN CERITA NICTS ALS GESPENSTER, 08
248 ANALISIS MAKNA KONTEKSTUAL PUISI-PUISI INGEBORG BACHMANN DALAM KOMPULAN PUISI ICH WEISS KEINE BESSERE WELT: SEBUAH TINJAUAN SEMANTIS-SEMIOTIS, 08
249 BUDAYA MASSA DAN MEDIA TELEVISI SEBUAH PANDANGAN CULTURAL STUDIES TERHADAP KONSTRUKSI BUDAYA, 09

No comments:

Post a Comment

trafficrevenue

adf.ly

ptp